17 comments

Aku dan Malam - Malam Ramadhan

kekasih hati ramadhan


Setelah sekian lama menunggu datangnya kekasih hati yang sudah 1 tahun tak ku jumpai, akhirnya pada hari itu aku dapat berjumpa kembali dengannya dalam keadaan sehat. setiap malam aku memimpikan nya, mau makan teringat padanya, mau tidur teringat padanya. kekasih ku setiap aku mengingat mu hatiku merasa sangat bahagia. bisa bertemu dengan mu adalah sesuatu yang sangat membahagiakan bagi ku. selama aku hidup kau lah satu satunya yang sangat istimewa di antara yang lainnya duhai Bulan Suci Ramadhan.


$ygƒr'¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä |=ÏGä. ãNà6øn=tæ ãP$uÅ_Á9$# $yJx. |=ÏGä. n?tã šúïÏ%©!$# `ÏB öNà6Î=ö7s% öNä3ª=yès9 tbqà)­Gs? ÇÊÑÌÈ



183.  Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,


Minggu Pertama Ramadhan ( Malam Ramadhan) : Malam Pertama Ramadhan Sendal Hilang..

Malam Minggu Pertama Tarawih Pulang Tanpa Sendal

awal ramadhan sungguh terasa nikmat bisa bersama keluarga. malam itu aku mengawalinya bersama keluarga tarawih di musholla dekat rumah yang bernama musholla halimatus sa'diyyah. malam pertama itu di musholla terasa sangat sempit, tanya kenapa ? karena banyak sekali yang datang , 5 shaf laki-laki di musholla kami penuh semua dan bahkan kekurangan. walau terasa panas namun aku ntah kenapa cukup bahagia karena begitu kuat rasanya kebersamaan ini dalam menjalankan ibadah. sholat isya, tarawih dan witir berjamaah pun kami lalui dengan nikmat. setelah melaksanakan sholat di musholla kami barulah mendengarkan santapan rohani malam. tentu saja karena ini malam pertama ramadhan, isi ceramahnya tentang persiapan menghadapi bulan ramadhan serta menyambutnya dengan hati yang bahagia. waktupun tidak terasa berlalu begitu cepat dan santapan rohani malam ini selesai. aku pun keluar musholla, saat aku ingin pulang aku bertanya..sendalllllll ku manaaaaaaa ? (*iklanmisedap mode on) dan adikku berkata "zudah, ambil zendal orang zaja" (#maksa,hhehe) . hmmmm, karena ini bulan suci jadi yah hati kita harus suci dan akhirnya dengan ikhlas disertai gigi yang rapat aku pun pulang dengan kaki ayam alias tanpa sendal.


Minggu Kedua Ramadhan ( Malam Ramadhan) : Malam Nuzul Qur'an....



Sekarang masuk ke minggu ke dua ramadhan dan rasanya waktu berjalan begitu cepat, serta jemaah pun di mesjid semakin berkurang begitu cepat. seperti biasanya malam ini kami melaksanakan ibadah malam sholat isya, tarawih dan witir berjamaah, lalu di tutup dengan santapan rohani. bedanya malam ini adalam malam nuzul qur'an. hmm, tau sendiri kan ciri khas yang menonjol kalau di malam nuzul qur'an ini apa ? yak tepat sekali, di mushola yang sebelumnya hanya menyediakan aqua gelas, sekarang spesial untuk malam ini minuman dan makanan banyak sekali. makanan dan minuman ini tentunya berasal dari warga sekitar yang membawa sebagian makanan / minuman berbukanya untuk di makan pada malam itu. sayangnya aku yang polos ini menjadi korban kcurangan anak-anak. ceritanya makanan itu di opor-opor, karena aku ingin berwibawa jadi aku santai saja menunggu piring kue itu datang. nah, pada saat kuenya akan datang, tiba-tiba saja segerombolan anak-anak datang dan meyerbu, namun aku dengan gaya wibawa membiarkan dan mengatakan kepada anak-anak "tenang-tenang, kuenya masih banyak, jangan berebut ya dek" padahal dalam hatiku, aku ingin ikut berebut juga,hehe. tapi, gak apa-apa deh, yang terpenting kita bisa ikhlas atas segala sesuatu yang terjadi pada malam itu, apalagi ini bulan suci yang mengajarkan kita untuk sabar dan ikhlas.

Minggu Ketiga Ramadhan ( Malam Ramadhan) : Jemaah Tinggal Hitungan Jari....


Musholla Makin Sepi


Nah ibarat piala dunia, sekarang nih udah semi final begitu pula dengan ramadhan ini. aku rasa kita juga sama-sama tahu maksudnya apa, ya karena jemaah yang ada di mesjid / musholla semakin sedikit, semakin ke ujung. hal ini bisa kita bilang kebiasaan dari tahun ke tahun yang tidak lazim lagi kita alami. walaupun begitu , yang terpenting mulai dari diri aku sendiri. aku tetap melaksanakan ibadah tarawih di mushola. malam itu seperti biasanya kami melaksanakan sholat isya, tarawih dan witir dulu barulah ceramah agama. ceramah agama pada malam ini banyak ustad yang mengatakan hal seperti yang aku katakan sebelumnya mengenai jemaah musholla yang semakin lama semakin berkurang.

Minggu Keempat Ramadhan ( Malam Ramadhan) : Kok Ustadz Juga Pada Gak Datang ?



Nah pada malam ini aku mendapatkan hal yang agak terbalik. jemaah musholla ya tidak usah di tanya, makin ke ujung ramadhan makin berkurang. tapi yang aku tidak habis pikir di 3 malam ramadhan terakhir berturut - turut ustad gak datang. dalam pikiranku, yah kok malah jadi ustadznya ikut - ikutan gak datang juga, hfff. 

Malam Takbiran :


Malam Takbiran


Saat malam takbir tiba, tidak henti-hentinya umat Islam menyeru keagungan Allah dengan menyeru kalimat takbir berulang Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar … . Suara takbir bergema diiringi tabuhan beduk berirama dan api obor yang menambah semangat untuk menyerukan takbir hingga shubuh. tapi... aku gak bisa keluar ikut jalan takbiran dan aku hanya bisa melihat dari halaman rumah orang berjalan menyeru kalimat takbir. sungguh hati ini rasanya sedih campur bahagia, sedih ditinggalkan kekasih hati pergi lagi dan gembira karena aku masih bisa melaksanakan puasa penuh hingga saat ini. sedikit cerita pada malam itu aku sangat merdeka,hehe. tanya kenapa ? lontong dan opor ayam sudah tersedia di meja makan. ntah kenapa pada malam itu aku sangat lahap sekali makannya sampai-sampai aku lupa waktu tidur *eh. yak aku susah tidur malam itu, karena susah tidur bukannya aku berhenti makan, malah aku melanjutkan makan hingga beronde-ronde,hehe. endingnya aku tekapar tanpa sadar ntah itu jam berapa, yang jelas aku tetap bisa bangun pagi dan melaksanakan sholat ied.

Malam - malam yanga ada di bulan ramadhan adalah malam yang sangat berlimpahan pahala, sungguh rugi apabila kita melewatkannya begitu saja, karena malam - malam yang ada di bulan ramadhan memiliki keistimewaan yang tidak di miliki bulan yang lainnya. semoga kita selalu berada di jalan Allah dan menjadi hamba Allah yang bertaqwa. mohon maaf lahir dan bathin dan selamat hari raya idul fitri 1433 H.

mohon maaf lahir dan bathin dan selamat hari raya idul fitri 1433 H

Share this article :
Share on FB Tweet Share on G+ Submit to Digg
Pinterest
Copyright © 2011